Jejak Dakwah Muda di Pagi Jum’at: MTsN Kepulauan Selayar Matangkan Langkah Safari Ramadhan
- Jum'at, 06 Maret 2026
- Administrator
- 0 komentar
Pakbatteang (Humas MTsN Kepulauan Selayar) — MTsN Kepulauan Selayar terus memantapkan persiapan pelaksanaan kegiatan Safari Ramadhan melalui simulasi penampilan setiap tim yang dilaksanakan di halaman madrasah pada Jum'at, 6 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan para peserta didik sebelum terjun langsung menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat.

Sebelum simulasi dimulai, seluruh warga madrasah mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Irawati, S.Pd.I., M.Pd., Dalam amanahnya, beliau kembali mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan peserta didik, khususnya dalam hal penggunaan seragam madrasah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan tanggung jawab peserta didik.
Selain itu, beliau juga menanyakan perkembangan persiapan masing-masing tim Safari Ramadhan. Menurutnya, setiap peran yang akan ditampilkan, mulai dari pembawa acara (MC), pembaca tilawah, hingga penceramah agama, harus benar-benar siap karena kegiatan Safari Ramadhan akan mulai dilaksanakan pada malam hari.
“Mulai dari MC, tilawah sampai ceramah agama harus betul-betul siap karena sebentar malam kita sudah mulai melaksanakan Safari Ramadhan. Saya berharap semua yang bertugas dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik,” tegasnya.
Karena bertepatan dengan hari Jumat, dalam kesempatan tersebut Kepala Madrasah juga mengingatkan kembali tentang kegiatan rutin pagi sebelum pembelajaran, yaitu berinfak sambil bershalawat bersama. Kegiatan yang diprakarsai oleh (Organisasi Siswa Intra Madrasah) OSIM ini diharapkan dapat menjadi rutinitas yang terus dijaga di lingkungan madrasah.
Beliau menegaskan bahwa kebiasaan berinfak seyogianya sudah ditanamkan sejak dini kepada peserta didik sebagai bagian dari penanaman nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, pelaksanaan pengumpulan infak di madrasah harus dilakukan dengan penuh keikhlasan tanpa adanya paksaan.

Setelah apel pagi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Gemar Berinfak dan Bershalawat. Baik peserta didik, tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan bersama-sama mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh kekhusyukan. Seluruh rangkaian kegiatan dilandasi dengan keikhlasan, di mana berinfak dilakukan secara sukarela tanpa adanya desakan.
Usai kegiatan tersebut, peserta didik kemudian diarahkan untuk melaksanakan kegiatan pemantapan Safari Ramadhan melalui simulasi penampilan tim. Para peserta didik duduk secara tertib di halaman madrasah layaknya jamaah masjid yang sedang menunggu rangkaian ibadah dimulai.
Simulasi dilaksanakan dengan sistem maju satu per satu ke depan. Setiap tim secara bergantian menampilkan rangkaian acara seperti yang akan dilakukan setelah Shalat Isya sebelum pelaksanaan Shalat Tarawih, mulai dari pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an (tilawah), hingga penyampaian ceramah agama.
Para guru pembimbing menyimak secara langsung setiap penampilan peserta didik untuk menilai kesiapan materi, kelancaran penyampaian, intonasi suara, serta sikap dan adab saat berbicara di hadapan jamaah.
Kegiatan ini sebenarnya merupakan simulasi hari kedua. Sehari sebelumnya telah dilaksanakan simulasi tahap pertama di perpustakaan madrasah yang diikuti oleh 10 tim. Pada simulasi tahap akhir yang dilaksanakan di halaman madrasah ini, terdapat 6 tim yang tampil dengan baik.

Kepala madrasah yang turut menyaksikan langsung kegiatan tersebut juga memberikan berbagai masukan yang membangun sebagai bahan perbaikan bagi para peserta didik. Simulasi ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh sebelum mereka benar-benar tampil di tengah masyarakat.
“Harapannya, peserta didik tidak hanya berani tampil, tetapi juga mampu menyampaikan tilawah dan pesan dakwah dengan benar serta menyentuh hati jamaah,” ungkapnya.
Dalam simulasi tersebut, para peserta didik menyampaikan beragam tema ceramah. Di antaranya tentang keutamaan bulan Ramadhan, pentingnya menanamkan sikap sabar dan syukur dalam kehidupan, serta bakti kepada orang tua sebagai salah satu bentuk akhlak mulia dalam Islam.

Dukungan dari teman-teman serta arahan dari para guru pembimbing membuat para peserta didik semakin percaya diri untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri. Melalui kegiatan ini, MTsN Kepulauan Selayar tidak hanya membina keberanian peserta didik untuk tampil di depan umum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dakwah, spiritualitas, dan kepedulian sosial dalam diri mereka sejak dini.(Ir)
Artikel Terkait
KALCER (Kala Ceria Ramadhan): Berbagi Takjil ala Generasi Madrasah di Jembatan Tulang
Selasa, 10 Maret 2026
Langkah Cahaya Ramadhan dari Madrasah: MTsN Kepulauan Selayar Menyapa Kampung Lewat Safari Dakwah
Sabtu, 07 Maret 2026
“Ramadhan Membara di Pakbatteang!” – MTsN Kepulauan Selayar Gelar Apel Pagi Penuh Semangat
Senin, 02 Maret 2026
Safari Ramadhan Menggema, Pesantren Kilat MTsN Kepulauan Selayar Ditutup Penuh Semangat dan Prestasi
Sabtu, 28 Februari 2026
Orang Tua “Turun Gunung”! MTsN Kepulauan Selayar Gaspol TKA & Ujian Madrasah 2026
Selasa, 24 Februari 2026
“Usai Santri Sehari, Tenaga Pendidik ‘Rapat Kilat’! Strategi Rahasia Pesantren Kilat”
Senin, 23 Februari 2026
Libur Usai, Ramadhan Menyala! Hari Pertama Masuk Madrasah, Peserta didik MTsN Kepulauan Selayar Langsung Tancap Gas Pesantren Kilat 1447 H
Senin, 23 Februari 2026