You need to enable javaScript to run this app.

Gaspol Ramadhan! MTsN Kepulauan Selayar Matangkan 16 Masjid untuk Safari 2026

  • Rabu, 04 Maret 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
Gaspol Ramadhan! MTsN Kepulauan Selayar Matangkan 16 Masjid untuk Safari 2026

Pakbatteang (Humas MTsN Kepulauan Selayar) — Suasana Ruang Guru MTsN Kepulauan Selayar tampak berbeda pada Rabu (04/03). Seluruh tenaga pendidik dan kependidikan berkumpul dalam Rapat Koordinasi Persiapan Safari Ramadhan 2026 yang dipimpin langsung Kepala Madrasah, Irawati, S.Pd.I., M.Pd., didampingi KAUR TU Rahmawati, S.Ag.

Rapat ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus membagi tugas dan tanggung jawab menjelang pelaksanaan Safari Ramadhan yang akan digelar pada 6–7 Maret 2026. Sebanyak 16 masjid di wilayah Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar, dijadwalkan menjadi lokasi kunjungan selama dua malam pelaksanaan.

Mengawali rapat, Kepala Madrasah menyoroti kesiapan peserta didik yang tergabung dalam Tim Safari Ramadhan. Ia menanyakan perkembangan latihan, mulai dari Master of Ceremony (MC), tilawah Al-Qur’an, hingga pidato keagamaan.

“Setelah beberapa hari berlatih untuk persiapan Safari Ramadhan, baik MC, tilawah Al-Qur’an, hingga pidato keagamaan, bagaimana perkembangannya?” tanya Irawati.

Masing-masing pembina pun menyampaikan laporan. Megawati Muin, S.Pd., selaku pembina pidato keagamaan, mengungkapkan bahwa terdapat satu hingga dua peserta didik yang belum siap tampil sehingga perlu dicarikan pengganti. Sementara peserta lainnya dinilai sudah siap, hanya menyisakan beberapa bagian teknis yang perlu penyempurnaan.

Untuk bidang tilawah Al-Qur’an, Jauriah, S.Pd., menyampaikan bahwa dari sisi tajwid para peserta didik sudah cukup baik. Namun, masih ada beberapa bagian lagu yang perlu diperbaiki serta beberapa peserta didik yang belum lancar dan membutuhkan pemantapan dalam beberapa hari ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Madrasah menegaskan agar peserta didik yang belum benar-benar siap segera diganti. Ia juga meminta para pendamping terus memberikan motivasi dan semangat agar peserta didik lebih percaya diri.

“Masih ada beberapa hari untuk mempersiapkan, jadi harus betul-betul digenjot agar mereka mampu,” tegasnya.

Selain itu, ia menyarankan agar informasi kegiatan, termasuk daftar peserta, dibagikan di grup media sosial guna melibatkan orang tua dalam memberikan dukungan moril kepada anak-anak mereka.

Dalam rapat tersebut juga dibahas susunan acara, pembagian peserta didik beserta pendamping di setiap masjid, hingga teknis konsumsi. Koordinasi matang ini diharapkan mampu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Terkait agenda buka puasa, mempertimbangkan kondisi fasilitas madrasah yang belum kondusif, diputuskan tidak mengadakan buka puasa bersama peserta didik. Sebagai gantinya, akan dilaksanakan kegiatan berbagi takjil pada 9 Maret 2026. Sementara itu, buka puasa bersama tenaga pendidik dan kependidikan tetap direncanakan, kemungkinan bertepatan dengan pelaksanaan Safari Ramadhan, sebagai agenda rutin untuk mempererat kebersamaan.

Rapat juga membahas pelaksanaan pembelajaran pada pekan terakhir sebelum libur Idul Fitri. Kepala Madrasah menegaskan bahwa kegiatan intrakurikuler tetap berjalan aktif sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, turut dibahas gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada 16–17 Maret 2026. Namun demikian, jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan berpotensi mengalami perubahan menyesuaikan dengan ketentuan lebih lanjut. Meski begitu, persiapan tetap harus dilakukan secara matang mengingat waktunya yang sudah mendekati masa libur, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan optimal.

Sebagai penutup, Kepala Madrasah berharap seluruh pihak yang telah menerima tugas dapat menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya sinergi antara madrasah dan masyarakat demi menyukseskan Safari Ramadhan 2026.

Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan madrasah, tetapi juga momentum pembinaan karakter bagi peserta didik. Melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, mereka belajar membangun keberanian, meningkatkan kemampuan public speaking, serta memperdalam pemahaman keagamaan secara nyata. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Pengalaman yang diperoleh selama Safari Ramadhan diharapkan mampu membentuk pribadi yang matang secara spiritual dan sosial, sehingga nilai-nilai keislaman semakin mengakar dalam diri mereka sebagai generasi penerus yang berakhlak dan berintegritas.(Ir)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Irawati, S.Pd.I., M.Pd

- Kepala Madrasah -

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur ke hadlirat Allah Swt yang telah melimpahkan nikmat, taufiq serta hidayah-Nya kepada kita...

Berlangganan
Banner